BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MENYIKAPI PENISTAAN AL QUR'AN?



Lagi, tentang demo Ahok oleh ustadz Jafar Shalih

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MENYIKAPI PENISTAAN AL QUR'AN?

Tanya: Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.


Wahai Fadhilatus-Syaikh, bagaimanakah cara mengingkari kemungkaran terhadap orang yang mengolok-olok Al Qur'an dan menuduhnya sebagai kebohongan. Ucapan seperti ini telah diucapkan oleh Gubernur Ibukota Jakarta yang beragama Kristen. Semua muslim mengingkari perbuatannya dan melakukan demonstrasi menuntut pengadilan untuk orang kafir ini.

Jawab: Wa'alaykumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Pernah terjadi kondisi seperti ini pada zaman Ibnu Taimiyah rahimahullah. Ketika itu ada seorang kafir dzimmi namanya Assaf yang mencaci Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Perbuatannya ini diketahui orang-orang sehingga terjadilah kegaduhan. Lalu pergilah Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi Syaikh dari Daarul Hadits pada masa itu menemui penguasa mengabarkannya dan menuntut perlindungan dan pengadilan atasnya.

Orang-orang telah terbakar kecemburuannya karena menjaga kehormatan Nabinya. Maka penguasa ini berkata kepada Ibnu Taimiyah dan Al Fariqi: Kalian berdua telah membuat orang-orang terbakar amarahnya. Lalu si penguasa ini pun menahan mereka berdua.

Hanya saja si kafir dzimmi ini telah menjadi demikan takut, kemudian dia pun mengumumkan keislamannya dan pergi. Di jalan dia bertemu saudaranya dan saudaranya ini pun membunuhnya.

Terkait peristiwa inilah Ibnu Taimiyah menulis kitabnya yang berjudul : As-Sharim Al Maslul 'Ala Syatimir-Rasul [Pedang terhunus atas pencaci Rasulullah]

Yang penting, bahwa mengingkari kemungkaran dan menuntutnya diadili bisa dengan cara apa saja yang mubah yang diizinkan oleh undang-undang negeri itu. Apabila undang-undang negeri tersebut mempersilahkan melakukan pengingkaran dengan cara demonstrasi dan pengerahan massa maka silahkan. Atau dengan melakukan pelaporan dan melayangkan surat atau telegram atau yang lainnya dari sarana-sarana pengingkaran. Dengan syarat tidak menimbulkan kemungkaran-kemungkaran lainnya seperti pengerusakan harta orang lain, membakar mobil mereka, memecahkan kaca-kaca pertokoan sebagaimana ini biasa terjadi pada kekacauan dan kekisruhan yang ada pada aksi-aksi demonstrasi. Wallahua'lam.

Pertanyaan diajukan oleh : Ust. Jafar Salih kepada Fadhilatus-Syaikh Abdullah Ad-Dumaiji. Beliau adalah Prof bidang studi akidah di Universitas Ummul Qura, Makkah.

Related

Demonstrasi 8644065371751168140

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    900016
    item