geopolitik partai partai di indonesia


Geopolitik Partai-partai di Indonesia

Pemilu 2004 telah mengikis kuatnya polarisasi  politik aliran di Indonesia. Polarisasi  politik berdasarkan ideology tidak lagi menyebabkan ketegangan di Indonesia. Karena hampir seluruh partai di Indonesia berbasis umat Islam. Jadi ketegangan antara Islam, Modernitas dan ke-Indonesiaan telah selesai.

Partai-partai semuanya menjadi lebih terbuka. Partai berbasis islam menjadi lebih terbuka dan partai berbasis nasionalis selalu mempunyai sayap keislaman. Secara umum geopolitik partai di Indonesia dibagi dalam tiga alur saja. Ada tiga kelompok kekuatan politik. Masih seperti di orde baru yaitu kelompok sayap kiri (bantengis) kelompok sayap kanan (Bintangis) dan kelompok menengah (beringinis).

Sayap  kiri mempunyai sifat psikologis yang selalu was-was terhadap potensi munculnya perbedaan berdasarkan latarbelakang agama atau peletakan posisi agama khusus agama Islam dalam tatanan konstitusional Negara. Derivate dari kelompok ini adalah PDIP,  Gerindra, Nasdem dan PKPI. Atau jamak mereka disebut nasionalis sekuler.

Sayap Kanan mempunyai sifat psikologis menilai kekuatan politik menyatakan bahwa agama merupakan bagian tidak terpisahkan dari roh dan semangatkebangsaan Indonesia maka harus menjadi pondasi konstitusional Negara. Derivate dari sayap kanan ini adalah PPP,PKS, PBB, PAN, dan PKB.

Sedangkan sayap menengah mempunyai sifat psikologis kekuatan politik dan agama merupakan bagian yang tidak terpisahkan yang diperlukan adalah negosiasi antara politik dan agama dalam membangun pondasi konstitusional Negara. Derivate sayap menengah ini adalah Golkar dan Hanura.

Sayap kanan dan sayap menengah ini biasa disebut dengan nasionalis religius. Sayap kanan dan menengah inilah yang berpotensi membentuk koalisi poros keumatan dan kenegaraan.

Sifat alamiah psikologis partai-partai ini secara spesifik bisa kita jelaskan sebagai berikut:
1. Golkar dengan jargon Golkar barunya sudah sangat berubah dengan sifat psikologis Golkar di zaman Orde Baru.
2. PKB merupakan intelektual muslim yang terfilter dari basis massa NU
3. PAN merupakan intelektual muslim yang terfilter dari basis massanya Muhammadiyah.
4. PKS adalah anak biologis dan anak ideologis reformasi 1998. (anak kandung reformasi)
5. PBB adalah basis massa dari partai masyumi modern yang mempunyai ide-ide yang brilian mengenai Islam dan kebangsaan.
6. Hanura adalah Inti dari hati nurani Golkar.

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    item