Habib Riziq, Zakir Naik VS Ruwaibidhah




By: Nandang Burhanudin
****

(1)
Di sebuah peternakan, semua hewan ternak berkumpul. Doktrin yang dihujamkan, "Siapa yang meronta dan melawan jagal, ia menjadi prioritas dimatikan."

(2)
Seekor kerbau dalam ikatannya merenung. "Selama ini yang disembelih adalah mereka yang diam dan tidak banyak protes. Nampaknya, aku ditakuti doktrin menyesatkan."

(3)
Giliran kerbau ini pun datang. Saat ia mau diikat untuk disembelih. Kerbau memilih melawan. Meronta. Menerjang. Menanduk. Ia pun berhasil memorakporandakan kandang. Beberapa hewan besar tercerahkan. Mereka berhasil kabur.

(4)
Dari kisah di atas, hewan saja yang tak punya akal, bisa memahami pola yang terulang berkali-kali. Pola tipu-tipu dan basa-basi, pola adu domba, politik belah bambu, hingga doktrin menyesatkan.

(5)
Apalagi kita umat Islam. Umat yang Allah karuniakan Al-Qur'an dan contoh perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabatnya. Tak ada kesempurnaan, selain kesempurnaan berjihad melawan kebatilan.

(6)
Di dunia Islam. Kini ada 3 elemen yang paling dicari. Di Palestina, sosok cacat 41 tahun Muhammad Adh-Dhaif. Kreator perlawanan terhadap penjajah Israel. Sudah diserang 9 kali dengan rudal Apache, Allah takdirkan selamat.

(7)
Selanjutnya Dr. Zakir Naik. Most Wanted oleh pemerintah India. Sudah beberapa kali ujicoba pembunuhan, takdir kematian belum tiba. Beliau kini mendapat suaka di Uni Emirates Arab.

(8)
Terakhir, Muhammad Riziq Syihab. Inspirator perlawanan umat terhadap penista Al-Qur'an. Sukses menghadang laju 9 naga. Kini dikejar-kejar Polri Tito. Pernah 9 kali ditangkap dan 4 kali dijebloskan ke penjara. Kini beliau mendapat suaka di Saudi Arabia.

(9)
Muhammad Ad-Dhaif, Zakir Naik, dan HRS kini menjelma menjadi simbol perlawanan umat di pelbagai medan jihad. Jihad bersenjata. Jihad pemikiran. Hingga jihad Nahyi Munkar. Wajar, mereka menjadi most wanted man saat ini.

(10)
Lawannya satu: Al-Kufru millatun waahidah. Khusus HRS, ia melawan Muslim yang dijuluki Rasul sebagai kaum Ruwaibidhah. Kaum yang tak peduli masa depan agama dan bangsanya, lalu memegang jabatan publik yang strategis.

(11)
Inilah gerbang akhir zaman itu. Kita mengalaminya! Kaum Ruwaibidhah, kulit dan bahasanya sama dengan kebanyakan kita. Tetap telah menjadi hamba sahaya alias budak dari kaum bermata sipit dan berkulit kuning. Mau pro mana?

(12)

Melawan atau tidak melawan, Anda dan kita tengah menunggu waktu untuk dihabisi! Catatlah!
Posting Lama

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    900017
    item