SABAR, Bahan Bakar Dakwah Yang Tidak Boleh Berkurang

Ustadz Abdullah Haidir Lc.

πŸ“‹SABAR, Bahan Bakar Dakwah Yang Tidak Boleh Berkurang

πŸŒΏπŸŒΊπŸ‚πŸ€πŸŒΌπŸ„πŸŒ·πŸ

Bahan bakar yang tidak boleh berkurang di jalan dakwah, apalagi di saat-saat genting  adalah sabar.

Sebab, berdakwah artinya kita akan berhadapan dengan berbagai macam  goncangan dan badai yang menghadang.

Meskipun dakwah mengusung ajaran Islam rahmatan lil aalamiin, justeru demi hal tersebut, ada pohon kebatilan yang harus tumbang, kekuatan zalim yang harus hilang dan pengusung kesesatan yang harus hengkang.

Maka, pastinya dia akan menghadapi perlawanan, karena tidak semua orang dapat menerima rahmat sebagai rahmat, justeru menganggapnya sebagai bahaya dan ancaman  kuat.

Tak heran, jika kemudian mereka melancarkan  ejekan, intimidasi, hingga pengumuman perang. Ini memang tabiat dakwah yang tak pernah berubah, sejak dahulu hingga sekarang, sejak Nabi pertama hingga rasul akhir zaman.

Maka bersabar adalah bekal penting yang harus dimiliki di jalan ini agar gerbong dakwah terus melaju, berjalan menyusuri lorong kehidupan,  menembus badai tantangan.

Suatu saat Rasulullah saw mendapatkan pengaduan yang tidak mengenakkan tentang prasangka buruk yang dialamatkan kepada dirinya.

Seketika itu dia ingat dengan kesabaran Nabi Musa alaihissalam  yang menghadapi kedegilan kaumnya, maka beliau bersabda,

Ψ±ΩŽΨ­ΩΩ…ΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ω…ΩΩˆΨ³ΩŽΩ‰ Ω‚ΩŽΨ―Ω’ أُوذِيَ Ψ¨ΩΨ£ΩŽΩƒΩ’Ψ«ΩŽΨ±ΩŽ مِنْ Ω‡ΩŽΨ°ΩŽΨ§ فَءَبَرَ

"Semoga Allah merahmati Musa, dia telah disakiti lebih dari ini, namun dia bersabar," (Muttafaq alaih)

Jika Nabi yang begitu mulianya, sempurna kepribadiannya, lembut perangainya  masih menghadapi cemoohan, berbagai prasangka hingga tindak kekerasan, apalagi kita sebagai umatnya?! 

Boleh jadi kita harus mengevaluasi hal-hal yang harus diperbaiki. Tapi jangan sekali-kali mengira bahwa semua itu membuat jalan dakwah ini lurus dan lempang tanpa onak duri menghadang.

Sabar di sini tentu bukan bersifat pasif, juga bukan menganut prinsip gereja 'Apabila pipi kananmu ditampar, maka berikan pipi kirimu'. 

🌟Tapi yang dituntut adalah sabar  yang:
- mendatangkan keteguhan,
- tidak mudah goyah dan lemah oleh tekanan,
- tegar menjawab berbagai tuduhan, baik dengan lisan atau perbuatan, dan
- tidak pernah surut mengayuh langkah di jalan perjuangan.

Sementara di sisi lain, emosi tetap terjaga dan tidak hilang kendali diri.

Inilah gambaran kesabaran yang Allah simpulkan dari pribadi para Nabi dan pengikutnya,

ΩˆΩŽΩƒΩŽΨ£ΩŽΩŠΩ‘ΩΩ† مِّن Ω†Ω‘ΩŽΨ¨ΩΩŠΩ‘Ω Ω‚ΩŽΨ§ΨͺΩŽΩ„ΩŽ Ω…ΩŽΨΉΩŽΩ‡Ω Ψ±ΩΨ¨Ω‘ΩΩŠΩ‘ΩΩˆΩ†ΩŽ ΩƒΩŽΨ«ΩΩŠΨ±ΩŒ ΩΩŽΩ…ΩŽΨ§ ΩˆΩŽΩ‡ΩŽΩ†ΩΩˆΨ§Ω’ Ω„ΩΩ…ΩŽΨ§ Ψ£ΩŽΨ΅ΩŽΨ§Ψ¨ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω’ فِي Ψ³ΩŽΨ¨ΩΩŠΩ„Ω اللّهِ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΨ§ ΨΆΩŽΨΉΩΩΩΩˆΨ§Ω’ ΩˆΩŽΩ…ΩŽΨ§ Ψ§Ψ³Ω’ΨͺΩŽΩƒΩŽΨ§Ω†ΩΩˆΨ§Ω’ ΩˆΩŽΨ§Ω„Ω„Ω‘Ω‡Ω ΩŠΩΨ­ΩΨ¨Ω‘Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΨ§Ψ¨ΩΨ±ΩΩŠΩ†ΩŽ (سورة Ψ’Ω„ ΨΉΩ…Ψ±Ψ§Ω†: 146

"Berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikutnya yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, tidak lesu dan tidak pula menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar." (QS. Ali Imran: 146)

🌟 Ketahuilah, tidak ada yang paling menyenangkan musuh-musuh dakwah, kecuali mereka melihat para dai menjadi lesu dan tidak berani lagi mengusung dakwah akibat benturan yang mereka hadapi. 

🌟Atau, mereka berharap aktifis dakwah menjadi kalap, emosi liar dan melakukan tindakan merusak tak terkendali sehingga menjadi amunisi berharga bagi mereka untuk membangun opini memojokkan  dakwah. 

🌟 Sebaliknya, tidak ada yang paling membuat musuh-musuh dakwah merana dan nestapa, kecuali para pengusung dakwah tetap tegar meniti  jalan dakwah walaupun berbagai ujian berat menerpa serta tetap dapat mengendalikan emosi dan tidak terseret pada tindakan di luar kendali.

Maka, langkah pertama menghadapi guncangan  di jalan dakwah adalah bersabar, berikutnya, bersabar dan seterusnya, bersabar.

Apapun yang terjadi di jalan dakwah ini, jika sabar selalu menyertai, sesungguhnya kemenangan sudah kita bukukan dan kemenangan-kemenangan berikutnya kian mendekati kenyataan. 

Insya Allah...

Related

ABDULLAH HAIDIR Lc 6587342233607964580

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    900016
    item