Erdogan dan Strategi Kedaulatan


By: Nandang Burhanudin
*****
(1)
"Umat yang makan bukan dari hasil yang mereka tanam. Bersandang bukan dari apa yang mereka produksi. Dipastikan menjadi bangsa boneka yang mudah didikte."

(2)
"Pemimpin yang gampang melecehkan ajaran agama. Tidak peduli pada akidah. Maka dipastikan, ia pemimpin cacat yang menghinakan agama dan rakyatnya."
(3)
Nampaknya. Petuah bijak Arab klasik di atas, menjadi inspirasi seorang pemimpin visiomer, Presiden Erdogan. Dalam benaknya terpajang cita-cita besar: membangkitkan kejayaan Islam dan umatnya.
(4)
Islam itu unggul dan tidak ada yang mengungguli. Itu sudah takdir Allah. Namun Allah Ta'ala menekankan kejayaan umat, sangat tergantung pada perubahan paradigma dan keseriusan dalam kerja nyata.
(5)
Kini. Atas kebijakannya. Erdogan menjadi sorotan dunia. Terutama pasca kegagalan kudeta atas dirinya. Media Barat dan sunia Islam yang pro Sekuler-Liberal-Islamphobia, menjadi corong pengaburan fakta.
(6)
Koran-koran Mesir, UAE, dan Indonesia ramai-ramai memuat kehidupan Erdogan dan Aminah Erdogan berbasis pada tulisan di harian Telegraph,,The Independent, atau Times.
(7)
Isinya seputar kehidupan "borju", gurita bisnis, dan tentunya keganasan korupsi. Semua sudah dibantah Erdogan dan menantang untuk head to head di pengadilan, baik lokal Turki atau internasional.
(8)
Tentu target tulisan itu, bukan mencari kebenaran. Tapi menargetkan pembusukan karakter terhadap sosok pemimpin yang sulit dikalahkan di arena demokrasi atau kotak suara.
(9)
Rakyat Turki sudah berada di posisi kecerdasan di atas rata-rata. Hal ini pula yang menyemangati Erdogan untuk melakukan "pembersihan" terhadap anasir kudeta di militer, yudikatif, eksekutif, pendidikan, dan sosial.
(10)
Erdogan saya yakin tidak akan bertindak sekejam Barat atau pelaku kudeta. Erdogan dengan kejeniusan dan kedewasaan berpolotik, tentu memahami langkah taktis strategis membungkam kudeta dan pendukungnya.
(11)
Soal ini akan dipaparkan kemudian. Satu hal yang pasti. Erdogan sedang "ngebut" merealisasikan kedaulatan Turki di bidang militer, pertanian, energi, obat-obatan, pangan, dan industri.
(12)
Erdogan berprinsip. Jika model AsSisi dan Jokowi saja yang melelang asset negara, bisa ngebut dan berkejaran dengan waktu. Maka dirinya harus lebih cepat lagi. Diharapkan. Saat 2023. Mesir dan Indonesia sudah berubah rezim ke arah yang lebih baik.

Related

Nandang Burhanudin 6366314322727285440

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    item