Kisah "Secuil" Di Sudut STDI Imam Syafii Jember





STDI Imam Syafii adalah sekolah tinggi, sehingga kemandirian dan kedewasaan dalam segala aspek menjadi salah satu hal yang harus ditekankan dan ditanamkan.


Beberapa waktu silam, di STDI Imam Syafii terjadi satu kejadian yang sangat memalukan, yaitu sering terjadi kekurangan lauk, bukan karena jumlah yang dioleh lebih sedikit dari jumlah mahasiswa, namun karena ada persepsi menyimpang yang menyebar di banyak mahasiswa.

Secuil, ya hanya secuil, banyak mahasiswa yang berpikiran bahwa ia mengambil jatah lauknya, plus secuil patahan lauk, dan demikian seterusnya sepotong tahu, atau tempe atau ayam goreng atau ikan goreng + secuil lainnya.

Akhirnya banyak yang berusaha mencari cuilan ayam atau tempe di tumpukan ayam goreng atau tempe goreng, dengan cara dibolak dan dibalik.

Karena terus dibolak dan dibalik, maka tempe goreng atau ayam goreng atau ikan goreng yang tadinya utuh, mulai tercuil, dan terus tercuil hingga akhirnya mahasiswa yang datang terakhir tidak kebagian lauk makan walau hanya secuil. Jatahnya telah sirna bersama cuilan culian yang dianggap tak bertuan.

Kesimpulan ini saya dapatkan melalui pengamatan langsung terhadap perilaku mahasiswa ketika mengambil lauk.

Menyadari biang masalah, maka selepas sholat zhuhur di hari selanjutnya, saya maju ke depan Masjid dan mulai menjelaskan tentang keharaman memakan hak orang lain tanpa kerelaan darinya.

Sebagaimana saya juga berbicara tentang perilaku itsaar, yaitu mendahulukan saudaranya dibanding dirinya sendiri.

Kedua hal ini ternyata tanpa sadar telah dilanggar, berawal dari pola pikir "hanya nambah secuil atau hanya nambah cuilan"

Subhanalah, setelah saya memberikan tausiyah tentang kesalahan pola pikir "hanya nambah secuil" keesokan harinya saya mendapat laporan dari bagian dapur bahwa lauknya berlebih, bahkan setelah semua mahasiswa makan, masih saja didapatkan lauk tersisa.

STDI Imam Syafi ingin menumbuhkan kesadaran akan hak saudara kita, walau kesempatan berbuat curang terbuka lebar - lebar. Pendidikan ini diawali dari hal yang ringan, yaitu masalah lauk makan, yang sering kali mahasiswa dibiarkan mengambil sendiri nasi, sambal, sayur dan lauknya. Harapannya, masing-masing mahasiswa memiliki kesadaran bahwa di belakangnya masih banyak saudaranya yang juga berhak mendapatkan jatah lauk, sayur dan sambal yang disajikan.

Perlu saudara ketahui, di STDI Imam Syafii, mahasiswa, walaupun diasrama, namun memiliki banyak kelonggaran, menggunakan laptop, internet, HP dll, karena kami menganggap sudah waktunya mereka berlatih mendapat kepercayaan sebagaimana sudah waktunya pula kami belajar mempercayai mereka.

Semoga pola pikir " hanya nambah secuil" tidak kembali bersemi, semoga semua mahasiswa STDI Imam SYafii menjadi pejuang pejuang kebenaran dan semoga sekelumit kisah yang terjadi di sudut kampus STDI Imam Syafii ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    900017
    item