Blunder Pernyataan Baitul Muslimin Indonesia


Oleh : Hilmi Firdausi

"Setiap orang boleh berpendapat, tapi dalam Islam tidak boleh sembarang orang menafsirkan Ayat Al-Qur'an."


Maaf bapak, ibu atau siapapun yang bergabung di Baitul Muslimin Indonesia (organisasi sayap PDIP), boleh donk saya mengkritisi Fatwa (atau entahlah apapun namanya) anda semua dengan bahasa yang sederhana...

Oke...anda bilang, yang tidak boleh itu Pemimpin berjamaah, bukan pemimpin tunggal.
Saya kutip pernyataan anda ya ;
"Jadi, Al-Maidah : 51 tidak melarang kepemimpinan Nashrani secara mutlak, karena hanya melarang dalam konteks awliya'. Artinya, dalam masyarakat mayoritas muslim, Al-Maidah : 51 tidak membenarkan jika posisi pelayananan kolektif (awliya') itu ditangani semua oleh kaum Nashrani. Tapi jika hanya satu saja yang ditangani secara proporsional oleh kaum Nashrani, misalnya Gubernur atau posisi lainnya, maka hukumnya HALAL karena tidak bermakna awliya' yang dilarang dalam Al-Maidah : 51 itu.

Lucu ya...anda pasti sudah faham benar bahwa seorang Presiden, Gubernur, Bupati atau Walikota berkuasa penuh mengurusi hajat hidup rakyatnya. Walau pemimpin tunggal, misal Gubernur, dia membawahi Kepala-Kepala (pemimpin) Dinas yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup rakyat. Jadi statement anda ini lebih tepat untuk menjadi dalil HALAL mengangkat kepala dinas dari agama Nashrani, bukan Gubernurnya, atau di level lebih tinggi Menteri bukan Presidennya.

Satu lagi yang menurut saya lucu, apalagi yang tanda tangan dibawah levelnya Prof.Dr...Fakta sejarah tentang perlindungan Paman Nabi Abu Thalib. Coba buka shirohnya lagi, Abu Thalib meninggal pada tahun 10 Kenabian, 3 tahun sebelum Nabi hijrah ke Madinah...jadi ya belum turun Al-Maidah ayat 51. 😊😊😊

Ya sudahlah, saya cuma kasihan...buat fatwa kok dipaksakan. Okesiip...saya ga mau berdebat, sudah lelah. Buat Jamaah, followers dan semua sahabat saya, sudah tau kan sikap saya apa...HARAM hukumnya memilih pemimpin dari kalangan non muslim (untuk daerah yang berpenduduk mayoritas muslim). Ayatnya jelas, bukan hanya Al-Maidah : 51, tapi ada 16 ayat lainnya yang memiliki konteks seruan yang sama. Yang mau ikut monggo, yang tidak juga rapopo. Cuma mau kasih tau sedikit aja...."Azab Neraka itu pedih loh".

Hilmi Firdausi
Kajian Hilmiyah

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    item