Bolehkah Bekerja di Bank Riba?





Pertanyaan:

Saya baru saja lulus sekolah, dan berniat untuk bekerja di sebuah bank yang ada di kota saya. Bagaimana pendapat Anda tentang niat saya ini? Apakah bekerja di bank itu masuk dalam ancaman hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang riba?


Jawaban:

Saya nasihatkan kepada Anda untuk tidak bekerja di bank ribawi, karena hal itu berarti membantu orang-orang yang sedang melakukan sesuatu yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu riba. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَتَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan kalian tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (Qs. al-Maaidah: 2).

Dan juga berdasarkan sebuah hadits shahih yang menyatakan bahwa,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat (mengutuk) orang yang makan riba, orang yang memberi makan orang lain (keluarga) dari hasil riba, orang yang menulis (transaksi) riba, dan dua orang yang menjadi saksi dalam riba. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa mereka itu sama.” (HR. Muslim dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu).

Saya memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, semoga Dia memberi peunjuk kepada orang-orang yang melakukan riba, agar mereka berpegang teguh dengan syariat Islam dan meninggalkan sesuatu yang telah diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu riba. Dan semoga Dia memberi petunjuk kepada para penguasa untuk melarang praktik-praktik riba, agar kaum muslimin hanya berpegang kepada syariat Allah. Dan semoga para penguasa tersebut memperingatkan rakyatnya dari segala sesuatu yang bertentangan dengan syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sesungguhnya, Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Zat yang paling pantas diminta.

Sumber: Fatawa Syaikh Bin Baaz Jilid 2, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz, Pustaka at-Tibyan
Dipublikasikan oleh www.KonsultasiSyariah.com

Sumber: https://konsultasisyariah.com/2852-bekerja-di-bank-riba.html

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    900016
    item