Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa ..

Kenyataan:

Giliran ustadz 'golongan kita', ada kabar miring, langsung berharap tabayyun. Kabar miring itu dianggap tidak ada manfaatnya. Kita langsung mencela penyebarnya.

Giliran ustadz yang kayaknya bukan 'golongan kita', ada kabar miring, jarh dan tahdzir, tidak berharap tabayyun. Kabar miring yang ini dianggap bermanfaat. Langsung kita ambil. Bahkan, yang tidak setuju, kita waspadai dan curigai, jangan-jangan satu genk sama ustadz tersebut.


Musibah.

Jadi, dilarangnya qila wa qola atau harusnya tabayyun, jika berkaitan dengan ustadz yang kita sukai atau kenal.

Ana lebih berpesan kepada semuanya:

ٱعْدِلُوا۟ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ

"Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." [Q.S. Al-Ma'idah]

Dan ini adalah manhaj dalam al-Qur'an. Itu jika kita masih ikut manhaj sesuai al-Qur'an.

DULU, kita meleweki saudara-saudara P#S akan tingkah semacam di atas, yaitu standar ganda. Masih segar dalam ingatan. Kini, sebagian kitalah yang menelan musibah berupa tingkah yang tak berbeda. Ada apa gerangan?

DULU, kita menasehati agar para orang partai atau apapun organisasi luar golongan kita, kalau mau sedekah ya ndak usah bawa-bawa logo. Harus ikhlash. Jangan caper. Sekarang, bukankah kita suka bawa logo dalam sedekah?

Kemungkinan, ini adalah hukuman. Hukuman akibat dulunya kita tergesa memvonis dan menyalahkan orang-orang bersalah, tapi dengan cara yang salah, atau berdasarkan nafsu kepingin 'menyalahkan' orang. Jadinya, kini kita yang melakukan apa yang dulu kita tahdzir. Ini hukuman. Sayangnya, tak banyak yang menyadari.

"Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." [Q.S. Al-Ma'idah]

Kalau muslim mencari ilmu dan meniti manhaj cuma demi identitas dan pengakuan, maka silakan berbuat zalim dan tidak adil.

Tapi kalau muslim mencari ilmu dan meniti manhaj demi amal dan selamat, maka :

"Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa." [Q.S. Al-Ma'idah]

Dan Allah lanjutkan:

وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

"Dan takutlah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan."

Dari  FB ustadz Hasan Al-Jaizy Al-Jaizy

Related

Nasihat 5229047771875359549

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    900017
    item