MALU, Ketika Kita Berhenti Di Jalan Dakwah.




Problem hidup setiap insan itu beda-beda, kualitas ujiannya pun tentu berbeda. Tapi, pada dasarnya, semuanya diberikan ujian sesuai dengan cara hidupnya.

Bisa jadi kita tak menyadari, bahwa Iblis dan Hawa Nafsu, telah menggoda kita, hingga kita secara sadar telah bertutur, "Saya mundur di Jalan Dakwah."


Ada yang mundur, ketika kita, sedang sulit-sulitnya diterpa ujian soal pendidikan. Khawatir dianggap orang yang gagal dan kemudian menseriuskan dunia pendidikan demi meraih gelar sarjana dan intelektual sukses.

Kita lupa, bahwa Rasul SAW telah mengangkat derajat Bilal ra. dari seorang budak menjadi petugas muadzin yang agung. Allah SWT telah mengangkat derajat-derajat kebaikannya, dan membuat kedudukan lebih tinggi daripada Abu Lahab sang pemimpin Quraisy.

Ada yang berkelit, bahwa urusan Ekonominya tengah melanda. Maka ia mundur seketika, hanya karena ingin serius membangun ekonomi. Namun, entahlah, ketika ia mulai bekerja, bersemangat dalam kerja, bertugas dan atau telah sukses, ia tak kunjung kembali berdakwah.

Apakah tak malu, dengan Abdullah bin Amin atau lebih seringkali kita kenal dengan Abu Hurairah. Kemiskinan tak lantas menyurutkan ia tak mendampingi Rasul saw. Ingatlah, betapa banyak jalur hadits berasal dari beliau. Dan betapa malunya kita, bila akhirnya meninggalkan dakwah.

Atau kita belajar dari Abdurrahman bin Auf' yang hartanya berlimpah ruah, namun tak menyurutkan langkahnya dalam dakwah dan jihad bersama Rasulullah SAW. Beliau bahkan pernah kembali ke titik 0 dalam ekonominya hanya untuk hijrah bersama Rasul SAW.

Atau hanya karena popularitas dan jabatan yang terlanjur terkenal di masyarakat, lantas dengan kesibukkan yang ada, kita menanggalkan arena dakwah. Demi menjaga image dan sebutan, seorang tokoh masyarakat, dan didekatkan karena ia adalah milik masyarakat, sehingga enggan disebut-sebut sebagai aktivis dakwah.

Maka belajarlah dari Umar ra. dan Abu Sufyan ra. Betapa mereka dikenal publik karena ketokohan mereka? Tapi tak lantas menanggalkan dakwah, justru mereka seringkali menjadi "diplomatnya" Rasulullah SAW, menjadi amirul mukminin, menjadi sahabat yang serius dalam dakwah dan jihad.

Atau dengan alasan masih muda dan ingin banyak hal dicapai, agar cita-citanya bisa diraih. Dengan harapan menjadi kebanggaan. Kita menanggalkan dakwah, untuk meraih itu semua.

Kita lupa, ada Ali ra. dan Mushab bin Umair ra. Mereka serius dalam belajar islam namun dalam kapasitas jihad dan dakwahnya jangan pernah diragukan. Mereka tak sekalipun hilang dari dakwah, tapi justru mereka berakhir bersamaan dengan keislaman mereka dalam berjuang. Malu-lah kita.

Mungkin inilah cara Allah SWT, menghadirkan para sahabat ra dalam menemani Rasulullah SAW. Agar menjadi pembelajaran penting dalam dakwah kita.

Saya yang faqir,

Rizqi Awal.
Posting Lama *NYAMUK*

Posting Komentar

RecentArsip

Recent

  • Untuk Banser: Ada Puluhan Juta Orang Siap Disebut Mayat
  • By Asyari Usman Ketika Hizbut Tahir Indonesia (HTI) dibubarkan tahun lalu ... read more
  • UJIAN Kejama'ahan @salimafillah . Dalam ujian kejama'ahan Bani Israil; ada yang ... read more
  • RASANYA PERBINCANGAN kita tentang syuro tidak akan lengkap tanpa membahas ... read more
  • Menepi bukan Pergi
  • MENEPI, BUKAN PERGI Oleh ustad Satria Hadilubis Kekecewaan Abu Dzhar Al ... read more
  • Muka Dua
  • BAHAYA ORANG BERMUKA DUA Nabi SAW mengecam orang yang bermuka dua sebagai orang ... read more
  • Ganjik Genap Jakarta
  • *Ganjil Genap DKI JKT* Berdasarkan Pergub DKI Jkt no. 106/2018 ditetapkan: 1.) ... read more
  • Pakai sendal di kuburan
  • BENARKAH DIHARAMKAN MEMAKAI SENDAL DI KUBURAN ?? Oleh : Abdullah Al ... read more
  • Ambisi Pribadi
  • *MEWASPADAI AMBISI PRIBADI* Dalam sejarah pergerakan Islam, di samping ... read more
  • KONSEP NALAR & LOGIKA KEKUASAAN ARAH BARU INDONESIA. **** Kita tidak bisa ... read more
  • Sari Wangi
  • *PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI* Oleh : Jamil Azzaini ... read more
    Recent Posts Widget

    Arsip

    Entri yang Diunggulkan

    Kemunculan Al Mahdi - Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc

    Gambar Ilustrasi Kajian Khusus Masjid Raya Bintaro Jaya @16 Januari 2016 Kemunculan Al Mahdi Ust Zulkifli Muhammad Ali, Lc K...

    Hot in week

    Tayangan Laman

    item