Pilgub DKI dalam.ilmu Nahwu

https://bariqunnury.blogspot.com/2016/09/pilgub-dki-dalamilmu-nahwu.html
*PILGUB DKI DALAM ILMU NAHWU*
Referensi : Matan Jurumiyah
Ada yang menarik dari kata AHOK dalam kitab Jurumiyah.
Pada bab ma'rifati alamatil i'rob. Tepatnya tanda I'rob nashob.
Kata Ahok merupakan asmaul khomsah.
Kata/lafadz ahok posisinya nashob, biasanya jadi maf'ul bih. Di jurumiyah contohnya
رأيت أخاك
Saya telah melihat Ahok.
Ahok jadi maf'ul. Jadi objek/sasaran. Bukan yang rofa' semisal fa'il. Hihihi
Apalagi kalau diganti fi'ilnya :
ضربت أخاك
Saya telah memukul Ahok.
Ahok jadi sasaran pukulan.
Lalu fa'ilnya diganti Anies, akan menjadi :
ضرب أنيس أخاك
Maka artinya :
"ANIES MEMUKUL AHOK"
HOREEEE... 👏
Ahok K.O. 😂😂😂😂
Posting Komentar